Pernahkah Anda melihat ke langit pada hari yang cerah dan memperhatikan pelangi melingkar yang mengelilingi matahari? Fenomena optik ini disebut mposun dan terjadi ketika sinar matahari dibiaskan melalui kristal es di atmosfer bumi.
Untuk memahami bagaimana terjadinya mposun, pertama-tama kita perlu memahami bagaimana pelangi terbentuk. Pelangi tercipta ketika sinar matahari dibiaskan, atau dibelokkan, saat melewati tetesan air di atmosfer. Pembelokan cahaya ini menyebabkan spektrum warna yang berbeda terpisah dan membentuk busur warna-warni di langit.
Demikian pula, mposun terbentuk ketika sinar matahari dibiaskan melalui kristal es heksagonal di awan cirrus di ketinggian. Kristal es ini bertindak seperti prisma, membelokkan sinar matahari dan menciptakan pelangi melingkar mengelilingi matahari. Bentuk kristal es sangat penting dalam pembuatan mposun, karena kristal heksagonal memiliki sudut tertentu yang memungkinkan pembiasan cahaya membentuk bentuk lingkaran.
Warna mposun biasanya jauh lebih redup dibandingkan pelangi tradisional, karena kristal es di awan cirrus lebih kecil dan ukurannya lebih seragam. Hal ini menghasilkan tampilan warna yang lebih halus dan halus di sekitar matahari.
Mposun adalah pemandangan langka dan indah, sering terlihat di daerah kutub di mana awan cirrus lebih sering terjadi. Hal ini juga dapat terjadi di garis lintang yang lebih rendah selama kondisi cuaca tertentu, seperti ketika gelombang dingin masuk dan membawa awan cirrus bersamanya.
Meskipun mposun merupakan pertunjukan keindahan alam yang menakjubkan, mposun juga berfungsi sebagai pengingat akan ilmu pengetahuan yang rumit dan menakjubkan di balik fenomena yang kita lihat di dunia sekitar kita. Jadi, lain kali Anda melihat ke langit dan melihat mposun, luangkan waktu sejenak untuk mengapresiasi kekuatan alam yang menciptakan pemandangan yang begitu memesona.